STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI KENTANG DI DESA CLEKATAKAN UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MELALUI KELOMPOK TANI PEMALANG
Abstract
This community service activity aims to strengthen the empowerment of potato farmers in Clekatakan Village, Pulosari District, Pemalang Regency, through direct mentoring and a capacity-building program with the Maju Bersama Farmers Group. The activity was carried out using a participatory approach, actively involving farmers in training, field demonstrations, and group discussions from October 2022 to February 2024. Five main intervention programs implemented include: (1) introduction and adoption of modern agricultural technology including the use of superior seeds, balanced fertilization, and integrated pest control; (2) development of marketing networks through partnerships at the local and regional levels; (3) assistance in diversification of agricultural commodities to reduce economic dependence on potatoes; (4) capacity building through structured training in cultivation techniques, farm management, and digital marketing; and (5) facilitation of inter-institutional collaboration with government agencies, universities, and financial institutions. The results of the activity showed a real increase in productivity, farmers' income, and the group's institutional capacity. The Maju Bersama Farmers Group demonstrated that a structured and participatory mentoring model can produce sustainable change for highland farming communities. This model is worthy of replication as a community service approach in similar agricultural contexts in Indonesia.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemberdayaan petani kentang di Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, melalui pendampingan langsung dan program peningkatan kapasitas bersama Kelompok Tani Maju Bersama. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan petani secara aktif dalam pelatihan, demonstrasi lapangan, dan diskusi kelompok selama Oktober 2022 hingga Februari 2024. Lima program intervensi utama yang dilaksanakan meliputi: (1) pengenalan dan adopsi teknologi pertanian modern meliputi penggunaan bibit unggul, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama terpadu; (2) pengembangan jaringan pemasaran melalui kemitraan di tingkat lokal dan regional; (3) pendampingan diversifikasi komoditas pertanian untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada kentang; (4) peningkatan kapasitas melalui pelatihan terstruktur dalam teknik budidaya, manajemen usaha tani, dan pemasaran digital; serta (5) fasilitasi kolaborasi antar-lembaga dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nyata dalam produktivitas, pendapatan petani, dan kapasitas kelembagaan kelompok. Kelompok Tani Maju Bersama membuktikan bahwa model pendampingan yang terstruktur dan partisipatif dapat menghasilkan perubahan berkelanjutan bagi komunitas petani dataran tinggi. Model ini layak direplikasi sebagai pendekatan pengabdian masyarakat di konteks pertanian serupa di Indonesia.
Full Text:
PDFReferences
Azhimah, F., Saragih, C. L., Pandia, W., Purba, B., Sitepu, E. R., & Tambunan, A. (2024). Pelatihan Manajamen Kewirausahaan Petani Di Desa Ajibuhara Kabupaten Karo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(5), 1462–1468. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i5.1043
Azi, M. D. N., & Kasi, Y. F. (2025). Program Pelatihan Pembuatan Irigasi Tetes di Desa Podenura Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo. Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 84–92. https://doi.org/10.61142/samakta.v2i2.243
Azzahraa, F., & Irawansyah, R. (2025). Peran Sektor Pertanian dalam Perekonomian Lokal. Karimah Tauhid, 4(8), 5644–5654. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20092
Fikriyya, N., Silalahi, M., Zukarnaen, R. N., Nisyawati, N., Helmanto, H., & Putri, A. K. (2023). Pengelolaan Satuan Lanskap Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Lereng Gunung Slamet (MLGS) di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jurnal Hutan Tropis, 11(3), 344–354. https://doi.org/10.20527/jht.v11i3.17629
Indriyani, P. (2025). Pemberdayaan Petani Muda melalui Pelatihan Pertanian Organik di Ngantru, Tulungagung. Lentera Salam Institute, 2(2), 91–102. https://jurnal.elsalima.org/index.php/lsi/article/view/59
Irma, I., Purnama, I., Juanda, F., & Raisa, D. M. (2025). Peran Usaha Ternak Dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga: Kajian Studi Literatur. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 7(4), 511–517. https://doi.org/10.56625/jipho.v7i4.406
Khabib, A. K. (2023). Peranan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Anggota Tani (Studi Kasus Gapoktan Tanimulya Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen). UIN Prof. KH Saifuddin Zuhri.
Mirna, N. N. (2025). Peran Stakeholder Dalam Rangka Pemberdayaan Kelompok Tani di Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Aalam Provinsi Sumatera Selatan (Studi Kasus di Gapoktan Beguyur) [Prodi S2 Magister Ilmu Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat]. https://digilib.unila.ac.id/93154/
Mustopa, E. S., & Aryani, W. D. (2026). Manajemen Program Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Meningkatkan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(1), 810–822. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i1.3992
Muthmainnah, H. S., Amirah, N., Yanti, A. R., Ramadhan, P., Jayatalenta, L., & Barlan, Z. A. (2025). Pendampingan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Pertanian Organik (Kasus Kelompok Tani Jaya di Desa Ciaruteun Ilir). Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(1), 154–165. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.11.1.154-165
Nurhayati, N., Apriyanto, A., Ahsan, J., & Hidayah, N. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jambi : PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Pratiwi, G. (2025). Distribusi Program Pertanian Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani (Tinjauan Ekonomi Syariah) [IAIN Parepare]. https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/10908/
Tapi, T., Makabori, Y. Y., & Mikhael. (2024). Transformasi Penyuluhan Pertanian Menuju Society 5.0: Analisis Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Journal of Sustainable Agriculture Extension, 2(1), 37–47. https://doi.org/10.47687/josae.v2i1.820
DOI: https://doi.org/10.56486/swadimas.vol4no2.1278
Article Metrics
Abstract view : 7 timesPDF - 2 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Untung Famuji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
TERINDEKS OLEH :




